Perawatan Pleci Montanus

Pleci Montanus adalah salah satu jenis burung Pleci yang sangat populer di kalangan Plecimania. Volume suara yang lebih lantang dengan lagu lebih variatif, menjadi salah satu daya tariknya. Pleci Montanus adalah salah satu spesies burung Pleci yang memiliki sub spesies terbanyak. Ada 9 sub spesies untuk burung Pleci Montanus. Tersebar sepanjang daerah Jawa Timur, Jawa Tengah sampai Jawa Barat. Sebutan untuk burung Pleci ini (Montanus) sangat beragam. Di beberapa tempat ada yang menyebutnya sebagai Pleci Dada Putih, Pleci Gunung, Pleci Putih, Pleci Super, Pleci Kapur dan lain sebagainya.

Ciri utama dari Pleci Montanus adalah bertubuh lebih besar daripada Pleci Dada Kuning biasa dengan warna dada putih. Iris bagian mata berwarna putih, juga menjadi ciri khas dari jenis ini. Sebenarnya pola perawatan Montanus sama seperti burung Pleci jenis lainnya, hanya saja Montanus sulit beradaptasi. Kita membutukan waktu yang lebih lama agar Pleci Montanus mau dan dapat berkicau dengan lantang. Salah satu poin penting yang harus kita ketahui, Pleci Montanus mempunyai nafsu makan lebih besar dari pada Pleci jenis lainnya. Oleh sebab itu Montanus mudah kegemukan apa bila pola makannya tidak diatur dengan ketat. Faktanya, hampir 75% pleci Montanus yang kita pelihara selalu kegemukan.

Berikut ini pola perawatan Pleci Montanus:

Jemur rutin tiap pagi 30-60 menit.
Mandikan rutin setiap pagi dan sore.
Harus sering di gantang rendah di dekat lalu lalang manusia, agar lebih cepat beradaptasi.
Berikut ini pola makanan dan extra fooding (EF) untuk Pleci Montanus:

Berikan buah segar rutin setiap hari. Variasikan pemberian buah dengan selang-seling. Misalnya Pisang-Pepaya-Apel-Sawo-Pisang-Pepaya-Apel
Berikan Kroto segar 1 sendok makan setiap pagi dan sore.
Berikan Ulat Hongkong berwarna putih 2-3 ekor setiap pagi dan sore.
Mengatasi Pleci Montanus (dan Pleci jenis lain) yang kegemukan:

Lebih sering berikan buah yang berkabohidrat rendah seperti buah pepaya.
Kurangi makanan yang mengandung lemak tinggi seperti Ulat Hongkong dan Ulat Kandang.
Kurangi porsi Kroto menjadi 1 sendok teh setiap pagi dan sore.
Selama proses diet, stop dahulu pemberian Voer dan Madu.
Ganti sangkarnya dengan sangkar yang berukuran yang lebih besar (bukan diumbar), supaya burung bebas beraktifitas, Kurangnya burung beraktifitas membuat kalori tidak terbakar dan tertimbun menjadi lemak.
Mandi dan jemur tetap rutin (30-60 menit) setiap pagi dan sore.
Agar Pleci Montanus lebih cepat berkicau lantang, sebaiknya pelihara lebih dari dua Pleci Montanus.