Lain - Lain

JENIS-JENIS KELINCI

Untuk mengoptimalkan budidaya/pemeliharaan kelinci, sebaiknya para peternak mengenal dan memahi jenis-jenis kelinci secara baik pula.
Kelinci merupakan hewan yang sudah tidak asing lagi bagi kalangan pencinta hewan kesayangan, karena sejak dahulu kelinci banyak dipelihara sebagai hobby baik di luar negeri maupun di negara kita Indonesia. Kelinci adalah merupakan hewan yang mempunyai kemampuan pertumbuhan yang cepat bila dibandingkan dengan ternak lainnya. Kelinci dapat melahirkan anak 6-8 ekor sekali melahirkan.
Disamping itu kelinci adalah alternatif ternak yang dagingnya dapat dikonsumsi masyarakat untuk memenuhi gizi keluarga, hasil samping lainnya seperti kulit, bulu, pupuk organik dan cair. Dalam hal ini, kelinci merupakan hewan multiguna karena hampir dari keseluruhannya bisa dimanfaatkan dengan nilai ekonomi yang juga menarik apabila diperlakukan secara konsepsional.
Daging kelinci merupakan daging sehat untuk dikonsumsi semua lapisan masyarakat. Daging kelinci mempunyai serat halus dan rendah kolesterol dengan kandungan protein yang tinggi antara lain protein 21 %, lemak 8 % dan air 70 %. Sangat baik dikonsumsi seseorang yang sedang dalam proses penyembuhan penyakit. Daging kelinci dapat meningkatkan kecerdasan anak-anak yang masih dalam pertubuhan serta daging kelinci dapat meningkatkan fertilitas/kesuburan , dan juga mencegah penyakit pembuluh darah pada orang dewasa serta dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
Di Indonesia kelinci yang dipelihara kebanyakan dari jenis persilangan. Beratnya hanya 1,5 – 2,5 kg, sedangkan jenis kelinci pedaging antara lain New Zealand White Asli, Flemish giant dan Californian. Jenis kelinci tersebut telah banyak didatangkan ke Indonesia. Kelinci ibarat asset yang masih terpendam, karena ternak kelinci sudah banyak memasyarakat namun pemanfaatan produksinya belum membudaya.
Kelinci ibaratnya asset yang masih terpendam, karena ternak kelinci sudah banyak memasyarakat, namun pemanfaatan produksinya belum membudaya. Maka dari itu dengan memanfaatkan produksi kelinci untuk konsumsi masyarakat secara optimal, merupakan salah satu cara guna mendukung dan mensukseskan program swasembada daging. Untuk lebih mengoptimal budidaya ternak kelinci dengan keuntungan yang memadai, para peternak harus mengetahui dan memahami jenis-jenis kelinci, antara lain : kelinci Lokal, sedangkan kelinci impor yaitu kelinci Angora New Zealand White, kelinci Flemish giant , kelinci Californian. Adapun ciri-ciri jenis-jenis kelinci tersebut seperti berikut.
A. Ciri-ciri Kelinci Lokal, sebagai berikut : 1) Warna : hitam putih atau kombinasinya dengan coklat, abu-abu, bulu hiris (warna dasar biru abu-abu, tengahnya seperti warna mutiara dan bagian ujungnya berwarna hitam), bulu meratadan agak kasar; 2) Bentuk Badan : kepala umumnya lonjong, muka agak bulat , gigi beraturan, mata terang, telinga berbentuk normal dan tegak, badan bulat lonjong kompak dan bagian belakang berisi, tulang punggung belakang dan tulang pantat halus tidak menonjol, dada lebar dan bulat, kaki kuat lurus dan kaki belakang merapat pada tubuh.
B. Ciri-ciri Kelinci Angora, sebagai berikut : 1) Warna : bulu putih atau berwarna lain seperti merah bata, bulu lebat dan rata. Secara spesifik tipe wool, tebal dan panjang (minimal 4 cm). Sedangkan bulu rata teksturnya halus, tampak sehat dan bersih; 2) Bentuk Badan : kepala agak pendek, tidak lonjong seimbnang dengan badannya, leher pendek. Sedangkan matanya terang bersinar dan berwarna merah muda, telinga agak pendek dan idealnya 10 cm sebagaian tertutup oleh wool, badan sedang kompak dengan dada padat dan pundak membulat seimbang dengan pinggul serta daging penuh padat, kaki kuat seimbang dengan badan dan tulang normal serta tertutup oleh wool sampai ke jari, ekor lurus tertutup oleh wool sampai ke ujung dengan panjang ekor seimbang dengan tubuh.
C. Ciri-ciri Kelinci New Zealand White, sebagai berikut : 1) Warna : warna bulu putih halus dan bersih; 2) Bentuk Badan : kepala kompak dengan muka dan rahang yang berisi. Ukuran kepala seimbang dengan tubuh dan lebih massive pada jantan leher pendek, sedangkan pada induk memiliki gelambir yang medium.
D. Ciri-ciri Kelinci Flemish giant, sebagai berikut : 1) Warna : bulu hitam, abu-abu, biru kuning emas kemerah-merahan apapun warnanya harus seragam. Spesifik bulu penuh lebat, mengkilat dengan panjang yang seragam, bulu bila didorong dari kaki belakang ke arah pundak harus kembali keposisi normal lagi; 2) Bentuk Badan : kepala besar, lebar dan serasi dengan badan, lebih massive pada yang jantan; mata berekspresi tenang dan kalem; telinga serasi terhadap besar tubuh, tegak, dengan dasar yang tebal; badan panjang idealnya adalah lebih panjang atau sama dengan 15 cm; badan panjang, kuat, tidak gemuk dada penuh, badan melengkung bagus dari pundak sampai kaki belakang dan sedikit taper dari kaki belakang ke pundak. Disamping itu, badan juga berisi, padat, halus dan kokoh menunjukkan perkembangan otot yang bagus; kaki lurus, besar, panjang dan kuat serta serasi dengan besar tubuh, kuku kaki sesuai dengan warna tubuh; ekor tegak dan sesuai dengan besar tubuh.
E. Ciri-ciri Kelinci Californian, sebagai berikut : 1) Warna : bulu agak kasar merata, bulu tubuh dan kepala putih. Sedangkan hidung, telinga, ekor dan kempat kaki berwarna hitam; 2) Bentuk Badan : kepala berbentuk baik, ukuran medium, kompak, tegak pada leher yang pendek; mata terang bersinar, warna merah muda dan bulat; telinga tegak, kuat pada bagian dasar, seimbang dengan tubuh; badan cukup panjang, dengan pundak dan tubuh bagian belakang berkembang baik dengan daging yang padat dan serasi, agak lebih sempit dari pinggul; kaki yaitu tulang kaki medium dan ringan, lebih disukai yang pendek, kuku kaki berwarna segelap mungkin; ekor lurus dan tegak, panjang dan ukurannya serasi dengan tubuh.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s