Lain - Lain

MEMILIH BIBIT KELINCI

Kelinci berpotensi sebagai ternak penyedia daging yang berkualitas
karena tinggi protein, rendah kolesterol dan rendah asam lemak jenuh
menghasilkan kulit bulu yang indah dengan harga tinggi serta dapat menghasilkan pupuk organik bermutu tinggi. Oleh karena itu perlu memilih bibit yang sesuai dengan tujuan usaha.

Jenis ras kelinci
Kelinci diklasifikasikan dalam kerajaan Animalia, filum Chordata, kelas Mamalia, ordo Lagomorpha, famili Leporidae, genus Oryctolagus dan spesies cuniculus. Kelinci yang ada di Indonesia , adalah kelinci yang telah beradaptasi di Indonesia dan merupakan turunan dari persilangan berbagai jenis. Ada dua bangsa kelinci komersial yang paling umum yaitu New Zealand White dan California. Hasil silangan kedua bangsa ini disebut White Pearl (California jantan x New Zealand White betina). Kelinci-kelinci pedaging ini dapat mencapai berat 2 kg pada umur 8 minggu dengan tingkat pertumbuhan sebesar 40 gram per hari. Hasil karkasnya antara 50 – 60 % dari berat hidup. Saat ini ras kelinci yang banyak dikomersialkan antara lain jenis Angora, Lops, Carolina, Satin, Chinchila, New Zealand White, Rex, Polish, Nederland Dwarf dan Ducth. Setiap ras kelinci memiliki ukuran, warna, dan panjang bulu dengan pertumbuhan dan pemanfaatan yang berbeda-beda tergantung tujuan usaha. Untuk mendapatkan wool dapat memilih ras Angora, bulu dan kulit (fur) dapat memilih jenis Silver atau Rex. Untuk penghasil daging dapat memilih Chinchila atau Carolina, sedangkan untuk dwiguna (daging dan kulit) dapat memilih ras New Zealand White. Untuk hewan kesayangan dapat memilih Fuji lop.

Pengelompokkan kelinci berdasarkan berat badan,
Kelinci dikelompokkan menjadi kelinci kecil, kelinci ringan, kelinci sedang dan kelinci besar berdasarkan ukuran tubuh dewasa, pertumbuhan rata-rata, dan umur mulai dewasa.
a) Kelinci kecil ( kerdil) adalah kelinci dengan bobot dewasa 1 kg. kelinci jenis ini banyak digunakan sebagai kelinci pertunjukan dan sebagai hewan kesayangan. Termasuk tipe ini adalah Netherland Dwarf dan Polish Dwarf. b) Kelinci ringan , berat badan 2,5 – 3 kg , tipe Himalaya, Small Chinchilla, Dutch. Kelinci tipe ringan dapat berkembang dengan sangat cepat dan merupakan induk yang baik. Mengkonsumsi pakan lebih sedikit dari tipe sedang dan besar. Menghasilkan berat karkas 1 – 1,2 kg. c) Kelinci sedang, berat badan 3,5 – 4,5 kg, merupakan kelinci yang dapat dipelihara secara intensif untuk produksi daging. Memiliki nilai produktivitas unggul yaitu fertilitas yang tinggi, pertumbuhan cepat, perkembangan perotatan yang bagus, kualitas daging yang baik. Termasuk dalam bangsa ini adalah English Silver, Champagne d’ Argent, New Zealand Red and White dan Grand Chinchilla. d) Kelinci berat (besar), bobot lebih dari 5 kg, seperti Bouscat, Giant White, French Lop, Flemish Giant dan French Giant Papillon.mempunyai potensi untuk disilangkan.

Memilih bibit,
Tergantung kepada tujuan pemeliharaan ( untuk daging, kulit maupun bulu). Agar tujuan usaha peternakan dapat dicapai, diperlukan bibit yang sehat dan kuat, produktif dan mampu menghasilkan banyak anak. Usia calon bibit kelinci harus masih muda dan dalam keadaan masih produktif. Tanda-tanda kelinci yang sehat dan baik : tampak sehat, yang ditandai dengan mata terang dan bersinar, bulu halus dan merata, hidung kering ,lincah dan aktif bergerak, tidak malas-malasan, memiliki nafsu makan yang tinggi. Tanda-tanda kuat , kaki belakang rapat pada badan, bentuk normal dan tidak bengkok, badan berbentuk bulat dan lebar. Dipilih kelinci yang berumur panjang, sehingga bisa dikembangbiakkan sampai umur 2,5 – 3 tahun dan mempunyai kemampuan berproduksi tinggi, rata-rata setiap kelahiran mencapai 8 ekor.
Di Indonesia kelinci diutamakan untuk dagingnya. Sebaiknya dipilih kelinci tipe sedang atau besar untuk diternakkan sebagai ternak potong yang menghasilkan daging lebih banyak.

Jenis kelinci yang banyak dikembangkan dan telah mampu beradaptasi di lingkungan tropis Indonesia adalah 1) Kelinci New Zealand White, berwarna putih polos , bobot dewasa 4,1 – 5 kg, dikenal sebagai produsen daging komersial., laju pertumbuhan yang cepat,kualitas karkas yang baik, tingkat kesuburan yang tinggi dan sifat keindukan yang baik. Kelinci ini umumnya dipergunakan sebagai hewan percobaan untuk penelitian medis. 2) Kelinci Angora dengan spesifik berbulu panjang, yang menghasilkan wool. Sifat bulunya halus, tebal dan kuat. Pertumbuhan bulurata-rata 2,5 cm per bulan, bulu dipotong sepanjang 6-8 cm tiap tiga bulan. Bobot badan Angora dewasa sekitar 2,7 kg. 3). Kelinci Rex , tujuan utama sebagai hewan hobi, kontes dan pameran. Kemudian berkembang menjadi penghasil kulit bulu yang indah, menarik dan berharga tinggi. Mempunyai bulu yang halus, tebal, panjangnya seragam, tidak mudah rontok dan sangat menarik. Bobot dewasa mencapai 2,7 – 3,6 kg., interval kelahiran kelinci Rex 40 hari, mortalitas 3,45 %, waktu sapih 28 hari, jumlah anak perkelahiran 5 ekor dan bobot sapih 480 gram.4) Kelinci Satin, berat dewasa 4,5 kg untuk diambil daging, kulit dan bulu, memiliki helai bulu yang mengkilap dan memantulkan cahaya yang menjadikan bulu berkilat unik.Warna bulu bervariasi dari hitam,biru,coklat, merah dan putih. 5)Kelinci Flemish Giant , dikenal sebagai kelinci raksasa. Bobot jantan dewasa 6,3 kg dan betina 6,8 kg.Peternak memelihara kelinci ini untuk dikawinsilangkan dengan kelinci lain dalam usaha meningkatkan produksi daging.Kelinci ini memiliki usia yang panjang mencapai 5 tahun bahkan lebih. Umur mulai dikawinkan sekitar 9 bulan., beranak cukup banyak yaitu antara 5 – 12 ekor per litter.lama kebuntingan rata-rata 30 – 32 hari , berwarna abu-abu besi , bertubuh panjang dengan kepala yang tegak dan telinga panjang serta tegak. Bobot badan minimal 5 kg dan dapat mencapai bobot badan 9,5 kg/ ekor.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s