Perkebunan · Tanaman Rempah & Penyegar · Teknologi Hasil · THP Pertanian

Panen dan Pengolahan Hasil Kemiri Sunan

Kriteria Panen, kemiri minyak mulai berproduksi setelah umur 3-4 tahun dengan produksi awal ± 50 kg biji kering /pohon/tahun, tanaman yang berasal dari benih grafting dapat berproduksi lebih awal yaitu 2-3 tahun. Panen dilakukan pada saat buah telah masak fisiologis yang ditandai dengan kulit buah 2/3 bagian berwarna kuning kecoklatan dan bila di remas kulit buah terasa lembut dan empuk. Buah siap panen akan diperoleh kurang lebih 6 bulan setelah pembungaan. 

Teknik Panen, panen dilakukan dengan memetik buah yang sudah masak di pohon dengan galah panen yang ujungnya telah dilengkapi songkok bambu atau kawat. Selain metode tersebut, juga dapat dilakukan dengan memasang jaring/paranet untuk menampung buah-buah yang jatuh. Buah yang telah jatuh di tanah tidak dapat dijadikan untuk benih. Buah hasil panen dikumpulkan dan dibawa ke tempat teduh untuk diperam selama sat minggu.

Penanganan Hasil untuk benih, dilakukan pengupasan setelah buah diperam di tempat teduh dengan aerasi udara baik dan tidak terkena hujan atau basah (di dalam gudang) selama 1 minggu setelah panen. Tujuan dari pemeraman ini, disamping untuk memberikan waktu yang cukup dalam proses pematangan fisiologis dari biji juga untuk memudahkan proses pengupasan. Biji dikeluarkan dari buah dengan cara membuka cangkang baik secara manual menggunakan tangan atau mekanis menggunakan dekortikator. Pengeringan biji dilakukan didalam rak-rak pengering dengan system kering angin atau menggunakan pengatur suhu dan angin (blower) sampai kadar air biji 7-9% dengan waktu yang diperlukan selama 5-7 hari. Biji untuk benih tidak boleh dikeringkan langsung di bawah sinar matahari. Benih kemiri sunan yang sudah kering dengan kadar air 7-9% dimasukkan dalam blek (kotak kaleng) yang tertutup rapat atau dikemas dalam kantong plastik volume 2 dan 4 kg, kemudian disimpan di atas rak-rak penyimpanan dalam ruangan dengan suhu < 18oC.

Penanganan hasil untuk olahan, pengupasan buah untuk mengeluarkan bijinya sama dengan yang dilakukan untuk benih, namun untuk diolah, biji boleh dikeringkan dengan cara dijemur di bawah sinar matahari dan atau alat blower.

Penyiapan bahan baku biji, pengupasan buah/kapsul kemiri minyak dengan menggunakan mesin decorticator (pengupas buah) atau secara manual. Biji yang diperoleh kemudian dikeringkan dengan jalan menjemurnya di bawah sinar matahari sampai kadar airnya < 7%. Lama penjemuran ini sangat tergantung pada sinar matahari.
Ekstraksi minyak, pengepresan minyak dilakukan dengan menggunakan ekspeller atau dengan alat pres manual dengan menggunakan dongkrak sebagai sumber tenaga pres. Hasil pengepresan yang baik adalah yang menghasilkan jumlah minyak yang diperoleh, mendekati potensi rendemen bahan baku.

Penyaringan minyak, minyak yang diperoleh dari hasil presan masih kotor bercampur dengan ampas (crude). Oleh sebab itu perlu disaring agar bersih, minyak yang sudah bersih dapat digunakan pengganti minyak tanah untuk bahan bakar kompor masak di rumah tangga. Penyaringan dapat dilakukan dengan system sentrifugal menggunakan dynamo listrik sebagai sumber tenaganya.

Pengolahan Biodiesel, proses esterifikasi dan Trans-sterifikasi dilakukan apabila crude yang akan diproses mempunyai kadar ALB >3%, esterifikasi adalah proses pencampuran crude dengan methanol dan H2SO4 (80%) dengan system sintrifugal pada suhu 550C selama 60 menit. Sedangkan trans esterifikasi dilakukan apabila ALB <3%, yaitu pencampuran crude dengan methanol dan KOH (80%) dengan system yang sama dengan esterifikasi. Dari proses ini dihasilkan gliserol pertama.

Proses pencucian minyak, proses ini dilakukan dengan memindahkan minyak dari tabung pertama ke tabung ke dua. Pada tabung kedua ini dilakukan pemanasan minyak mencapai suhu 650C selama 60 menit. Selanjutnya lakukan pencucian dengan memasukan air sekitar 15 – 20% dari kondisi minyak (sisa setelah dikeluarkan giserol), sambil dilakukan pengadukan ringan. Kemudian lakukan pengendapan dan pemisahan air pencucian. Proses ini dilakukan beberapa kali sampai diperoleh minyak yang benar-benar bersih.

Proses pengeringan, dilakukan dengan cara memvakum minyak pada suhu 700C selama 60 menit. Selanjutnya minyak sudah dapat dikeluarkan dari tabung ke dua dan dilakukan pendinginan minyak selama 24 jam

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s